Salah satu tujuan dilakukan studi kelayakan bisnis adalah untuk mencari jalan keluar agar dapat meminimalkan hambatan dan resiko yang mungkin timbul dimasa yang akan datang. Mengapa hal ini dilakukan? Karena dimasa yang akan datang akan penuh dengan ketidakpastian.
Ketidakpastian dimasa yang akan datang bisa terjadi
diberbagai bidang kehidupan, mulai dibidang ekonomi, hukum, politik, budaya
sampai perubahan perilaku dan lingkungan masyarakat itu sendiri. Semua ketidakpastian
ini akan mengakibatkan apa yang sudah direncanakan menjadi meleset atau tidak
tercapai, sehingga resiko kerugian tidak akan terelakkan.
Sebagai contoh, ketidakpastian dibidang ekonomi akan
menyebabkan harga yang tidak stabil, bahkan kecenderungan kenaikan harga
produksi yang akan terus meningkat. Akibatnya harga jual produk juga akan
meningkat sehingga menyulitkan produsen menjual produknya dipasar. Sementara itu
justru daya beli masyarakat menurun, sehingga sudah dapat dipastikan produk
tersebut tidak laku dipasaran.
Kemudian tidak stabilnya tingkat suku bunga perbankan juga
akan berdampak kepada sektor rill, terutama dalam hal penyediaan dana. Pihak perbankan
enggan untuk menyalurkan dana dengan berbagai sebab, sehingga mengakibatkan
langkanya dana untuk membiayai sektor rill. Langkanya kegiatan disektor rill
mengakibatkan penyediaan barang dan jasa menjadi berkurang, akibatnya barang
tersedia juga menjadi langka. pengaruh lain dari sektor moneter terhadap sektor
rill akan dapat menurunkan pendapatan masyarakat yang pada akhirnya akan dapat
menurunkan daya beli masyarakat secara umum.
Dari sisi hukum dan politik juga sangat mempengaruhi
kegiatan usaha. Ketidakpastian hukum misalnya akan sangat besar pengaruhnya
tehadap pihak investor luar negeri untuk menanamkan modalnya. Demikian pula,
ketidakpastian politik dalam negeri juga akan mempengaruhi kepercayaan pihak
luar terhadap usaha dalam negeri. Akibatnya ketidakpastian hukum dan
ketidakpastian politik tersebut berimbas kepada kegiatan investasi yang akan
dilakukan.
Faktor perubahan perilaku dan lingkungan pergaulan dalam
masyarakat juga mempengaruhi hasil yang dicapai. Perilaku masyarakat akan
mengubah tatanan hidup, baik selera maupun gaya hidup yang sudah berlainan dari
sebelumnya. Perilaku masyarakat yang selalu mengidolakan produk buatan luar
negeri merupakan ancaman tersendiri bagi produk dalam negeri.
Studi kelayakan bisnis dilakukan untuk mengidentifikasikan
masalah dimasa yang akan datang, sehingga dapat meminimalkan kemungkinan
melesetnya hasil yang ingin dicapai dalam suatu investasi. Dengan kata lain,
studi kelayakan bisnis akan memperhitungkan hal-hal yang akan menghambat atau
peluang dari investasi yang akan dijalankan. Jadi dengan adanya studi kelayakan
bisnis minimal dapat memberikan pedoman atau arahan studi kelayakan bisnis
minimal dapat memberikan pedoman atau arahan kepada usaha yang akan dijalani
nantinya.
TO BE CONTINUED .... J
J J

No comments:
Post a Comment