Friday, April 3, 2015

STUDI KELAYAKAN BISNIS


Salah satu tujuan dilakukan studi kelayakan bisnis adalah untuk mencari jalan keluar agar dapat meminimalkan hambatan dan resiko yang mungkin timbul dimasa yang akan datang. Mengapa hal ini dilakukan? Karena dimasa yang akan datang akan penuh dengan ketidakpastian.

Ketidakpastian dimasa yang akan datang bisa terjadi diberbagai bidang kehidupan, mulai dibidang ekonomi, hukum, politik, budaya sampai perubahan perilaku dan lingkungan masyarakat itu sendiri. Semua ketidakpastian ini akan mengakibatkan apa yang sudah direncanakan menjadi meleset atau tidak tercapai, sehingga resiko kerugian tidak akan terelakkan.

Sebagai contoh, ketidakpastian dibidang ekonomi akan menyebabkan harga yang tidak stabil, bahkan kecenderungan kenaikan harga produksi yang akan terus meningkat. Akibatnya harga jual produk juga akan meningkat sehingga menyulitkan produsen menjual produknya dipasar. Sementara itu justru daya beli masyarakat menurun, sehingga sudah dapat dipastikan produk tersebut tidak laku dipasaran.


Kemudian tidak stabilnya tingkat suku bunga perbankan juga akan berdampak kepada sektor rill, terutama dalam hal penyediaan dana. Pihak perbankan enggan untuk menyalurkan dana dengan berbagai sebab, sehingga mengakibatkan langkanya dana untuk membiayai sektor rill. Langkanya kegiatan disektor rill mengakibatkan penyediaan barang dan jasa menjadi berkurang, akibatnya barang tersedia juga menjadi langka. pengaruh lain dari sektor moneter terhadap sektor rill akan dapat menurunkan pendapatan masyarakat yang pada akhirnya akan dapat menurunkan daya beli masyarakat secara umum.

Dari sisi hukum dan politik juga sangat mempengaruhi kegiatan usaha. Ketidakpastian hukum misalnya akan sangat besar pengaruhnya tehadap pihak investor luar negeri untuk menanamkan modalnya. Demikian pula, ketidakpastian politik dalam negeri juga akan mempengaruhi kepercayaan pihak luar terhadap usaha dalam negeri. Akibatnya ketidakpastian hukum dan ketidakpastian politik tersebut berimbas kepada kegiatan investasi yang akan dilakukan.

Faktor perubahan perilaku dan lingkungan pergaulan dalam masyarakat juga mempengaruhi hasil yang dicapai. Perilaku masyarakat akan mengubah tatanan hidup, baik selera maupun gaya hidup yang sudah berlainan dari sebelumnya. Perilaku masyarakat yang selalu mengidolakan produk buatan luar negeri merupakan ancaman tersendiri bagi produk dalam negeri.

Studi kelayakan bisnis dilakukan untuk mengidentifikasikan masalah dimasa yang akan datang, sehingga dapat meminimalkan kemungkinan melesetnya hasil yang ingin dicapai dalam suatu investasi. Dengan kata lain, studi kelayakan bisnis akan memperhitungkan hal-hal yang akan menghambat atau peluang dari investasi yang akan dijalankan. Jadi dengan adanya studi kelayakan bisnis minimal dapat memberikan pedoman atau arahan studi kelayakan bisnis minimal dapat memberikan pedoman atau arahan kepada usaha yang akan dijalani nantinya.


TO BE CONTINUED .... J J J

No comments:

Post a Comment