Sudah kita definisikan pengertian bisnis pada postingan
kemaren, bisnis adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan untuk memperoleh
keuntungan sesuai dengan tujuan dan target yang diinginkan dalam berbagai
bidang, baik jumlah maupun waktunya. Selanjutnya kita definisikan tentang iman.
Iman secara istilah bisa diartikan sesuatu yang diyakini
dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan. Iman kepada
Allah SWT bagi umat Islam merupakan sesuatu hal yang wajib kita percayai,
karena hanya Allah SWT lah Tuhan semesta alam, yang maha bijaksana dan maha
mengabulkan setiap orang yang berdoa kepada-Nya.
Kemudian hubungan iman dengan bisnis yaitu sebelum kita
menjalankan atau mendirikan suatu bisnis kita landasi dengan niat yang lurus
semata-mata untuk meraih keridhoan Allah SWT. Ridho Allah yang kita harapkan
dari berbisnis tidak lain hanyalah kesuksesan bukan? Sukses membuat bisnis
memiliki laba yang sangat besar, memiliki karyawan yang banyak, sehingga mampu
meraup banyak tenaga kerja, dan tujuan-tujuan yang lain.
Sebelum melakukan bisnis, yang kita harus lakukan terlebih
dahulu yaitu meluruskan niat sebelum berbisnis. Niat itu penting, niat sangat
erat pengaruhnya dengan hasil yang akan kita peroleh. Bahkan, niat pula yang
akan membedakan apakah bisnis atau pekerjaan kita itu dinilai sebagai ibadah
atau pekerjaan biasa saja. Niat itu sangat penting, seperti Imam Nawawi
menuliskan hadis tentang niat pada urutan pertama, Hadis Arba’in sebagai
berikut.
“Sesungguhnya
segala perbuatan tergantung niatnya, dan akan memperoleh balasan sesuai dengan
yang diniatkannya. Maka, siapa saja yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya,
maka hijrahnya itu menuju (diterima oleh) Allah dan Rasul-Nya. Dan, siapa saja
yang hijrahnya karena dunia yang diinginkannya atau wanita yang dinikahinya,
maka hijrahnya terhenti sampai apa yang diniatkannya itu.” (HR. Bukhari dan
Muslim).
Dari hadis diatas kita bisa simpulkan luruskan niat kita
untuk berbisnis karena Allah bukan karena urusan duniawi semata, agar kita mendapatkan
ridho dari Allah untuk sukses didunia dan dinilai ibadah oleh Allah SWT untuk
bekal diakhirat nanti, amin.
Pesan:
“Ketika akan memulai berbisnis, niatkan sebagai bentuk
ibadah kepada Allah untuk menafkahi keluarga dan memberikan manfaat kepada
orang lain” (Niat Lurus = Usaha Mulus, Niat Bersih = Usaha Berkah).
Jika niat sudah lurus dan bersih. Maka, langkah selanjutnya
adalah mulai berbisnis sekarang juga. Jangan kebanyakan mikir. Banyak mikir
tanpa action juga ga bakalan jadi. Sebab, bisnis itu sebenarnya perkara
mental, perkara keberanian untuk mau memulai dari nol atau dari kecil. Nah,
bagaimana dengan Anda, apakah Anda sudah siap lahir dan batin untuk berbisnis?
To Be Continued ......
(Refrensi : Bapak Anang Sujana)

No comments:
Post a Comment