Sunday, April 5, 2015

BERBISNIS DENGAN IMAN Edisi “NIAT”

Sudah kita definisikan pengertian bisnis pada postingan kemaren, bisnis adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan untuk memperoleh keuntungan sesuai dengan tujuan dan target yang diinginkan dalam berbagai bidang, baik jumlah maupun waktunya. Selanjutnya kita definisikan tentang iman.

Iman secara istilah bisa diartikan sesuatu yang diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan. Iman kepada Allah SWT bagi umat Islam merupakan sesuatu hal yang wajib kita percayai, karena hanya Allah SWT lah Tuhan semesta alam, yang maha bijaksana dan maha mengabulkan setiap orang yang berdoa kepada-Nya.

Kemudian hubungan iman dengan bisnis yaitu sebelum kita menjalankan atau mendirikan suatu bisnis kita landasi dengan niat yang lurus semata-mata untuk meraih keridhoan Allah SWT. Ridho Allah yang kita harapkan dari berbisnis tidak lain hanyalah kesuksesan bukan? Sukses membuat bisnis memiliki laba yang sangat besar, memiliki karyawan yang banyak, sehingga mampu meraup banyak tenaga kerja, dan tujuan-tujuan yang lain.


Sebelum melakukan bisnis, yang kita harus lakukan terlebih dahulu yaitu meluruskan niat sebelum berbisnis. Niat itu penting, niat sangat erat pengaruhnya dengan hasil yang akan kita peroleh. Bahkan, niat pula yang akan membedakan apakah bisnis atau pekerjaan kita itu dinilai sebagai ibadah atau pekerjaan biasa saja. Niat itu sangat penting, seperti Imam Nawawi menuliskan hadis tentang niat pada urutan pertama, Hadis Arba’in sebagai berikut.
                
Sesungguhnya segala perbuatan tergantung niatnya, dan akan memperoleh balasan sesuai dengan yang diniatkannya. Maka, siapa saja yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu menuju (diterima oleh) Allah dan Rasul-Nya. Dan, siapa saja yang hijrahnya karena dunia yang diinginkannya atau wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya terhenti sampai apa yang diniatkannya itu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari hadis diatas kita bisa simpulkan luruskan niat kita untuk berbisnis karena Allah bukan karena urusan duniawi semata, agar kita mendapatkan ridho dari Allah untuk sukses didunia dan dinilai ibadah oleh Allah SWT untuk bekal diakhirat nanti, amin.

Pesan:
“Ketika akan memulai berbisnis, niatkan sebagai bentuk ibadah kepada Allah untuk menafkahi keluarga dan memberikan manfaat kepada orang lain” (Niat Lurus = Usaha Mulus, Niat Bersih = Usaha Berkah).

Jika niat sudah lurus dan bersih. Maka, langkah selanjutnya adalah mulai berbisnis sekarang juga. Jangan kebanyakan mikir. Banyak mikir tanpa action juga ga bakalan jadi. Sebab, bisnis itu sebenarnya perkara mental, perkara keberanian untuk mau memulai dari nol atau dari kecil. Nah, bagaimana dengan Anda, apakah Anda sudah siap lahir dan batin untuk berbisnis?

To Be Continued ......
(Refrensi : Bapak Anang Sujana)

No comments:

Post a Comment